Cara Mengolah Daging Kambing

Daging kambing bagi sebagian orang mungkin masih terasa asing dibandingkan dengan daging sapi, padahal jika tahu cara mengolahnya maka anda akan ketagihan. Bahkan banyak yang anti dengan daging kambing karena bau prengusnya, bahkan sampai (maaf) muntah.

Padahal banyak sekali kandungan nutrisi daging kambing yang berguna untuk tubuh. Dalam tiap seratus gram daging kambing mengandung lemak hanya 3%, 143 kilo kalori, 27 gram protein, kolesterol 75 mili gram, serta kandungan lain seperti fosfor, zat besi, vitamin B12. Dan faktanya, dalam jumlah daging yang sama, jumlah lemak dan kolesterol daging kambing masih di bawah daging sapi, jadi salah kaprah jika daging kambing lebih ‘jahat’ daripada daging sapi. Sebetulnya aman-aman saja jika anda mengonsumsinya juga dalam batas normal, tidak berlebihan.

Cara menghilangkan bau prengus pada daging kambing sangat lah mudah, daging kambing yang telah dipotong-potong jangan dicuci dengan air, apalagi air dingin, tapi langsung rebus daging kambing tersebut ke dalam air mendidih yang sudah mendidih.

Bagi sebagian orang, daging kambing juga katanya lebih alot daripada daging sapi. Padahal alotnya daging dipengaruhi dari cara memotong daging dan mengolahnya. Daging kambing yang alot adalah factor dari serat dagingnya, oleh karena itu seratnya harus dibuang dulu kemudian daging dapat dipotong-potong dengan cara berlawanan dengan arah seratnya. Kemudian jika ingin membuat daging lembih empuk anda dapat menggunakan daun papaya yang diremas-remas kemudian balur daging dengan daun papaya tersebut, diamkan selama kurang lebih satu jam. Atau jika tidak ada daun papaya, anda dapat menggunakan nanas muda yang diparut, setelah daging kambing dipotong-potong dan siap untuk dimasak, sebelumnya dibaluri dulu dengan parutan nanas ini, sekitar kurang lebih lima menit.

Jika anda tinggal di Bandung, Cimahi, Lembang dan sekitarnya banyak terdapat catering yang menyediakan menu kambing guling bandung, sebagai alternative olahan daging kambing. Dapat jadi pelengkap menu jika anda mengadakan arisan, family gathering, karyawan gathering, tahun baru, natalan, aqiqah, syukuran, dan lain-lain

Leave a Reply